Hari ini hari Jumat tanggal 28 bulan Maret tahun 2014. Satu hari setelah Rio putus dengan Elsa. Rio merupakan salah satu mahasiswa di Universitas swasta ternama di kota Bandung. Jurusan Teknik Listrik. Semester 4. Rio aktif di organisasi. Rio salah satu kader pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa. Rio juga aktif di Himpunan Mahasiswa Listrik. Selain aktif di organisasi, Rio memiliki kemampuan di atas rata-rata. Rio salah satu mahasiswa yang mempunyai IPK tertinggi se-Jurusan. Tidak heran jika Rio mendapatkan beasiswa dari pihak kampus.
Himpunan Mahasiswa Listrik sedang mengadakan kegiatan rutin Malam Keakraban (Makrab). Semua mahasiswa jurusan listrik diwajibkan mengikuti acara Malam Keakraban. Tetapi, mahasiswa semester 6 dan mahasiswa semester 4 selaku pengurus Himpunan Mahasiswa Listrik lah yang menjadi panitia pelaksana. Rio ditempatkan di divisi Acara. Mulai dari rundown acara, kegiatan acara hingga materi acara diatur oleh Rio. Tetapi, Rio tidak sendirian di divisi Acara. Ada Afif, Dwikeu dan juga Syella. Dwikeu dan Syella adalah mahasiswa semester 6. Sedangkan Rio dan Afif adalah mahasiswa semester 4. Sudah jadi kebiasaan Himpunan jika ada acara, seluruh panitia di wajibkan menginap di kampus. Tepatnya di sekretariat himpunan.
***
Jam sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari. Masih terdengar suara orang mengobrol. Syella yang terbangun saat itu dan segera mencari sumber suara orang mengobrol. Syella keluar dari sekretariat himpunan. Di ujung lorong terlihat Rio dan Afif masih mengobrol.
"Kalian kenapa belum tidur?" tanya Syella."Ini teh nemenin yang lagi galau" jawab Afif.
"Oia? siapa yang galau? Rio yang galau?" ejek Syella.
"Engga teh, si Afif mah suka mengarang cerita aja" elak Rio.
"Rio baru putus teh, makanya galau" jelas Afif
"Teh, enak ga jadi jomblo?" tanya Rio.
"Kalau kata aku enak, bebas, ga ada yang ngekang".
"Maksudnya ga ada yang ngekang?" Rio bingung.
"Gini loh maksudnya, kebanyakan yang namanya pacaran pastilah ada yang pacarnya protective atau possesive, ngelarang ini itu yang terkadang bikin kita sedikit kesal. Kalau jomblo kan bebas mau ngapa-ngapain juga" jelas Syella. "Udah ah dari pada kalian ngegalau mending tidur, besok pasti ga akan tidur " lanjut Syella.
Syella segera masuk ke ruang sekretariat dan melanjutkan tidur. Rio dan Afif kembali melanjutkan obrolan mereka.
Jam menunjukkan pukul 03.00 pagi. Syella bangun dan segera mandi. Afif dan Rio masih terlihat mengobrol.
"Haaarr, ai kalian ga tidur?" tanya Syella dengan logat sunda yang kental."Ga kerasa ngantuk teh" saut Afif.
"Teteh mau mandi?" tanya Rio.
"Iya, mumpung yang lain masih pada tidur biar ga rebutan" Syella meninggalkan Afif dan Rio.
Dwikeu terkejut melihat Syella menghilang di sebelahnya. Dwikeu setengah berlari keluar sekretariat. Afif dan Rio terkejut melihat Dwikeu setengah berlari. Afif bertanya "teteh kenapa lari-lari?".
"Kalian lihat Syella ga? kok dia ga ada di dalam?" tanya Dwikeu.
"Oohh teh Syella, kirain kenapa!" jawab Afif lega. "Teh Syella lagi mandi, biar ga rebutan nanti katanya" lanjut Afif
"Ya udah deh aku mau mandi juga" Dwikeu segera mengambil peralatan mandi.
Acara dimulai pukul 05.00 pagi. Judulnya memang Malam Keakraban, tetapi sesuai tradisi, kegiatan ini di awali dengan hyking. Seminggu sebelum acara, koordinator divisi lapangan beserta anggotanya telah membuka jalur hyking.
***
Sesampainya di lokasi acara. Seluruh mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Sepanjang jalur hyking divisi acara menyelipkan beberapa games agar perjalanan hyking terasa tidak membosankan. Games yang bertemakan kekeluargaan, kebersamaan, kerjasama dan komunikasi. Divisi acara di bagi menjadi dua. Dwikeu bersama Afif dan Syella bersama Rio. Dwikeu dan Afif bertugas di pos terakhir tempat berkumpul setelah hyking. Sementara Rio dan Syella bertugas di pos awal tempat berkumpul sebelum hyking. Semua kelompok telah melakukan perjalanan Hyking, yang tersisa hanya Rio dan Syella.
"Teteh, sekarang kita ngapain?" tanya Rio."Ga tau harus ngapain" Syella sibuk dengan gadgetnya.
"Kalau kita ikut hyking aja gimana teh?" ajak Rio.
"Haaahhh? ikut hyking? engga ah cape" Syella masih asik dengan gadgetnya.
"Ayooo doong, masa purna Paskibra cape cuma hyking doang" ejek Rio.
"Ga suka deh kalau udah bawa-bawa Paskibra" jawab Syella kesal.
"Makanya ayookk ikut hyking aja" Rio menarik tangan Syella.
"Ya udah, ayook" Syella terpaksa karena tangan nya di tarik-tarik oleh Rio
Syella memasang muka cemberut. Rio berusaha menghibur Syella. Usaha Rio tidak sia-sia. Akhirnya Syella mulai menikmati hyking. Perjalanan hyking terasa lebih menyenangkan setelah Syella mengejek-ejek Rio yang sedang galau.
"Ada yang galau nih tadi malam" Syella mengejek Rio."Apaaassiihh, jangan dibahas doong, kan lagi hyking sekarang" Rio cemberut.
"Cieeee cemberut cieee" Syella berlari setelah mengejek Rio. Rio mengejar Syella "tadi juga teteh manyun pas Rio ngajak hyking wuuuuu".
Hari itu dunia terasa milik mereka berdua. Lari-lari di tengah perkebunan Teh. Saling meledek sampai tertawa terbahak-bahak. Rio melupakan kegalaluannya pasca putus dengan Elsa. Sudah lama Rio tidak merasakan hal seperti ini. Seperti ada setitik harapan baru di hidup Rio.
Setelah capek berlari-lari. Rio dan Syella menemukan jalan setapak. Tampak ada bekas roda mobil lewat. Sepertinya memang jalur mobil yang biasa mengangkut daun Teh saat panen. Mereka memutuskan untuk beristirahat. Duduk di tengah perkebunan Teh menghadap ke Gunung Burangrang. Rio melihat kearah Syella dan berkata "Makasih ya teh udah bikin Rio senang hari ini".
Syella seperti pelangi di saat kegalauan Rio yang baru putus dengan Elsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar